Sabtu, 23 Mei 2015

KONSELING PERSIAPAN LAKTASI


1.       Tujuan
                                  ¨         Memahami teknik perawatan payudara pada ibu hamil.
                                  ¨         Memahami teknik konseling persiapan laktasi.
2.       Kompetensi
Pada akhir proses belajar mengajar mahasiswa mampu untuk :
                                  ¨         Melakukan perawat payudara pada ibu hamil.
                                  ¨         Melakukan konseling persiapan laktasi pada ibu hamil.
3.       Dasar Teori
Persiapan laktasi pada masa kehamilan merupakan hal yang penting dan harus dilakukan sejak awal kehamilan. Bidan harus mampu mengajarkan teknik perawatan payudara pada ibu hamil dan memberikan konseling persiapan laktasi. Persiapan ini penting, karena tidak hanya mempersiapkan ibu secara fisik tetapi juga secara psikologi. Pada kenyataannya banyak ibu yang tidak berhasil memberikan ASI bukan karena masalah fisik tetapi lebih kepada psikologisnya. Bidan harus mampu memberikan keyakinan bahwa ASI sangat bermanfaat bagi bayi dan setiap ibu pasti dapat menyusui.
                Tahap persiapan laktasi dimulai dari perawatan payudara. Perawatan payudara saat hamil merupakan salah satu hal penting yang harus dilakukan oleh ibu hamil selama kehamilannya, hal ini dilakukan demi keberhasilan menyusui ibu kelak. Perawatan selama kehamilan bertujuan agar selama  masa menyusui kelak produksi ASI cukup, mendeteksi lebih dini jika terjadi kelainan pada payudara sehingga dapat dikoreksi lebih awal.
                Pada umumnya, wanita dalam kehamilan 6-8 minggu akan mengalami pembesaran payudara. Payudara akan terasa lebih padat, kencang, sakit dan tampak jelas dipermukaan kulit adanya gambaran pembuluh darah yang bertambah serta melebar. Kelenjar Montgomery pada daerah areola tampak lebih nyata dan menonjol. Sejak awal kehamilan normalnya payudara mengeluarkan cairan apabila dipijat. Tahapan pengeluaran cairan pada payudara yaitu :
                                   ¨         Awal kehamilan sampai usia kehamilan 16 minggu cairan yang keluar berwarna jernih.
                                   ¨         Usia kehamilan 16-32 minggu berwarna agak putih seperti air susu yang encer sekali.
                                   ¨         Usia kehamilan 32 minggu sampai melahirkan keluar cairan yang kental, berwarna kuning, dan mengandung banyak lemak, disebut kolostrum.
Perawatan  payudara pada masa kehamilan memiliki manfaat yang besar diantaranya untuk persiapan masa laktasinya. Berikut manfaat perawatan payudara saat hamil :
                                   ¨         Menjaga kebersihan payudara terutama kebersihan daerah putting susu.
                                   ¨         Melenturkan dan menguatkan putting susu sehingga memudahkan bayi pada waktu menyusui.
                                   ¨         Merangsang kelenjar-kelenjar air susu sehingga produksi ASI banyak dan lancar.
                                   ¨         Dapat mendeteksi kelainan-kelainan payudara secara dini dan melakukan upaya untuk mangtasinya.
                                   ¨         Mempersiapkan mental (psikis) ibu untuk menyusui.
Sebaliknya kelalaian ibu dalam melakukan perawatan payudara masa kehamilan dapat berakibat fatal, diantaranya berakibat pada :
                                               ¨         ASI tidak keluar, hal ini sering terjadi dan baru keluar setelah hari kedua atau lebih.
                                               ¨         Putting susu tidak menonjol sehingga bayi sulit menghisap, meskipun bayi menghisap ASI pada areola mammaenya.
                                               ¨         Produksi ASI sedikit sehingga tidak cukup dikonsumsi bayi.
                                               ¨         Infeksi pada payudara, payudara bengkak atau bernanah.
                                               ¨         Muncul benjolan di payudara, dll.
Bidan dalam mempersiapkan ibu hamil pada masa laktasinya juga harus melakukan  pemeriksaan payudara dengan seksama. Pemeriksaan ini sangat penting untuk menunjang keberhasilan dalam menyusui. Pemeriksaan dilakukan dengan cara inspeksi dan palpasi. Salah satu pemeriksaan yang penting dilakukan adalah pemeriksaan putting susu ibu. Guna menunjang keberhasilan menyusui perlu dilakukan pemeriksaan kelnturan putting dengan cara :
                                                          1.         Memeriksa bentuk putting susu
                                                          2.         Mencubit areola di sisi putting susu dengan ibu jari dan telunjuk
a)      Putting susu pendek, apakah lentur atau tidak?
b)      Bila dapat ditarik, maka kelenturannya baik, protraktil
c)       Bila masuk kedalam saat ditarik maka tidak lentur
                                                          3.         Menarik putting susu dan areola dengan perlahan, untuk membentuk “dot”, apabila putting susu :
a)      Mudah ditarik, berarti lentur
b)      Tertarik sedikit, berarti kurang lentur
c)       Masuk kedalam, berarti putting susu terbenam
Apabila dalam pemeriksaan didpatkan kelenturan putting kurang atau terbenam, bidan dapat mengajarkan beberapa tindakan untuk mengatsinya, diantaranya :
a)      Cara pertama dengan menggunakan kedua jari yaitu telunjuk atau ibu jari, caranya daerah di sekitar putting susu diurut kea rah berlawanan menuju ke dasar payudara sampai semua daerah payudara. Cara ini dilakukan sehari 2 kali selama 6 menit.
b)      Cara kedua dengan memodifikasi spuit 10 cc (cara ini disarankan pada ibu menyusui)
Tahapan perawatan payudara lanjutan yang harus dilakukan oleh ibu hamil adalah :
1.       Mencuci tangan sebelum dan sesudah tindakan
2.       Membasahi kedua telapak tangan dengan minyak kelapa/baby oil
3.       Mengompres putting susu sampai areola mamae dengan minyak kelapa selama 2-3 menit.
Tujuannya untuk memperlunak kotoran atau kerak yang menempel pada putting susu sehingga mudah dibersihkan. Jangan membersihkan dengan alcohol atau yang lainnya yang bersifat iritasi karena dapat menyebabkan putting susu lecet.
4.       Memegang lalu menarik kedua putting susu, lalu memutar putting susu kea rah dalam dank ke arah luar (searah dan berlawanan jarum jam).
5.       Memijat kedua areola  mamae hingga keluar 1-2 tetes.
6.       Membersihkan kedua putting susu dan sekitarnya dengan air hangat dan mengeringkannya dengan handuk bersih.
7.       Memakai BH yang menopang payudara dan sesuai dengan bentuk payudara, jangan ketat dan menekan payudara hanya karena ingin mempertahankan bentuk payudara. Mempertahankan bentuk payudara setelah hamil dapat dilakukan dengan gerakan memperkuat otot pektoralis: kedua lengan disilangkan di depan dada, saling memegang siku lengan lainnya, kemudian lakukan tarikan sihingga terasa tegangan otot-otot di dasar payudara.
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam persiapan laktasi :
                                               ¨         Nutrisi/gizi ibu hamil
Zat gizi yang masuk ke dalam tubuh serta cadangan yang ada pada wanita hamil dan menyusui akan digunakan untuk aktivitas dan metabolism ibu, untuk memproses pembentukan ASI dan nilai kalori serta zat gizi ASI itu sendiri. Gizi semasa hamil berhubungan dengan laktasinya, oleh karena itu butuh perhatian khusus. Perhatian ini dimulai dari konsumsi makanan ibu hamil yang harus memenuhi syarat tertentu :
a)      Memenuhi kebutuhan zat gizi (energi, protein, vitamin, dan mineral)
Berdasarkan angka kecukupan gizi, kebutuhan tambahan kalori wanita hamil kurang lebih 300 kalori per hari. Kebutuhan protein 56 gram per hari, kecuali itu perlu tambahan vitamin, mineral, seperti vitamin A, tiamin, riboflavin, niasin, vitamin C, kalsium dan zat besi.
b)      Memperhatikan kondisi khusus yang dialami ibu hamil
Kondisi mual muntah oleh karena itu disarankan makan dengan porsi kecil tetapi sering, dan mengkonsumsi makanan yang segar seperti buah dan sup.
                                               ¨         Istirahat
Wanita hamil sebaiknya tidur minimal 8 jam sehari. Kegiatan dan gerakannya sehari-hari harus memperhatikan perubahan fisik dan mental yang terjadi pada dirinya, diantara waktu kegiatannya tersebut diperlukan waktu untuk istirahat (santai) guna melemaskan otot-otot. Bagi wanita yang bekerja, hendaknya dapat diatur agar cuti hamil dan bersalinnya diambil sebanyak mungkin setelah ia bersalin sehingga ia dapat menyusui bayinya selama mungkin sebelum bekerja.
                                               ¨         Tidak merokok, minum alcohol, kopi, soda
Termasuk menjauhi asap rokok dari orang lain. Minuman kopi dan minuman soda dapat mengurangi kemampuan usus untuk menyerap kalsium dan zat besi.
                                               ¨         Obat-obatan
Pemakaian obat-obatan selama hamil hanya atas petunjuk bidan atau dokter, terutama menjelang persalinan perlu diperhatikan, agar tidak berpengaruh trhadap laktasi.
                                               ¨         Keluhan lain
Adanya keluhan lain misalnya sakit gigi/mulut, infeksi lainnya, perlu diperhatikan, karena dapat menjalar ke bagian tubuh lainnya dan menggangu kehamilan.
                                               ¨         Kebersihan diri dan pakaian yang nyaman
Perlu mendapat perhatian untuk menjaga kesehatan. Pilihlah pakaian yang longgar, ringan, mudah dipakai dan menyerap keringat.
                                               ¨         Mengenal petugas kesehatan yang menolong
Sebaiknya selama 3 bulan terakhir kehamilan, seorang ibu telah menentukan seorang dokter atau bidan yang akan mengawasi persalinan dan pertongan anaknya kelak. Kerjasama antara tenaga penolong persalinan dan dokter anak juga harus dibina.
Daftar Pustaka
·         Yeyeh. A, Yulianti. L, Maemunah. Susilawati. L. 2009. Diklat Kuliah Asuhan Kebidanan I (Kehamilan). CV. Trans Info Media : Jakarta
·         Sidi. IPS, Suradi. R, Masoara. S, Boedihardjo. SD, Marnoto. W. 2009. Manajemen Laktasi. Perinasia : Jakarta
 
 
 
sumber:http://idolawati08.blogspot.com/2014/04/askeb-kehamilan-konseling-persiapan.html

KETIDAK NYAMANAN IBU HAMIL

Bagi seorang wanita, kehamilan merupakan suatu pengalaman yang unik. Tiap wanita mempunyai pengalaman kehamilan berbeda-beda, yang dapat dipengaruhi oleh kehamilan sebelumnya, lingkungan dan aktivitas. Sebagian wanita hamil, mempunyai pengalaman akan gangguan ketidaknyamanan selama hamil. Gangguan ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi ibu hamil dan menjadi acuan bagaimana menghadapi kehamilannya. Gangguan ketidaknyamanan selama hamil dapat dipengaruhi oleh faktor fisik terkait perubahan anatomi, dan faktor psikologis. Pada umumnya gangguan ini bersifat fisiologis, namun dapat berubah menjadi patologis apabila tidak diatasi dengan tepat. Diagnosis yang tepat terkait gangguan ketidaknyamanan kehamilan dan penyebabnya penting dilakukan untuk penatalaksanaan yang tepat. Masing-masing wanita dapat diberikan treatment yang berbeda dengan kasus yang sama, untuk itu dibutuhkan pengetahuan dan pemahaman yang menyeluruh dari bidan agar dapat membantu ibu dalam mengatasi gangguan dan ketidaknyamanan selama kehamilan. Komunikasi yang efektif antara ibu hamil dan bidan merupakan kunci utama dalam penatalaksanaan gangguan ketidaknyamanan selama hamil, melalui konseling atau pemberian pendidikan kesehatan selama melakukan asuhan antenatal. Beberapa gangguan ketidaknyamanan selama hamil, dan cara mengatasinya:
  1. Mual dan Muntah
  2. Mengidam (Pica) –>  Mengidam merupakan suatu keadaan yang berkaitan dengan kondisi psikologis ibu hamil. Umumnya dialami oleh ibu hamil primi. Banyak mitos yang beredar terkait mengidam, namun hal itu tidak terbukti secara ilmiah. Untuk itu penting bagi bidan untuk memberikan pendidikan kesehatan yang tepat. Jelaskan pada ibu dan keluarga bahwa hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan selama asupan nutrisi memenuhi kebutuhannya. Jelaskan pula tentang bahaya makanan yang tidak bisa diterima, mencakup gizi yang diperlukan serta memuaskan rasa mengidam atau kesukaan menurut budayanya.
  3. Ptialism (Peningkatan Salivasi/Hipersalivasi)
  4. Heartburn (Panas Perut)
  5. Fatigue (Kelelahan/Keletihan) –>  Kelelahanyang dirasakan oleh ibu hamil dapat terjadi selama trimester pertama dengan sebab yang belum diketahui secara pasti. Namun hal ini kemungkinan dapat disebabkan oleh keadaan psikologis ibu hamil, perubahan hormonal dan proses organogenesis. Faktor tersebut menyebabkan ibu hamil merasakan kantuk yang luar biasa. Kondisi ini akan hilang pada trimester kedua dan muncul lagi pada trimester ketiga. Pada trimester ketiga, kelelahan ini dapat berkaitan dengan peningkatan berat badan yang menyebabkan kesulitan bergerak dan peningkatan kebutuhan metabolism tubuh dalam rangka persiapan persalinan dan menyusui.Mengurangi beban pekerjaan ibu hamil dapat dilakukan untuk mengurangi kelelahan, karena hal ini secara psikologis bersifat menenteramkan hati ibu, dapat dilakukan sampai ibu memasuki trimester kedua. Mengurangi beban kerja juga dapat meningkatkan frekuensi periode istirahat sepanjang hari, namun hindari istirahat yang berlebihan. Olahraga ringan dan asupan nutrisi yang adekuat juga dapat mengatasi gejala kelelahan. Bidan perlu meyakinkan pada ibu bahwa gejala kelelahan merupakan suatu hal yang normal terjadi pada awal kehamilan.
  6. Sakit Kepala (Pusing) –>  Sakit kepala (pusing) merupakan suatu keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil. Hal ini dapat disebabkan oleh perubahan hormonal, sinusitis, tegangan pada mata, keletihan, dan perubahan emosional. Apapun penyebabnya, penting bagi bidan untuk mengetahui sifat dari sakit kepala tersebut dan memberikan pendidikan kesehatan tentang cara mengatasinya. Sakit kepala pada ibu hamil juga dapat berkaitan dengan adanya anemia fisiologis selama kehamilan. Keluhan pusing/sakit kepala dapat muncul pada trimester satu, dua ataupun tiga.Untuk mengatasi keluhan ini, apabila ibu sedang beraktivitas maka ibu dapat beristirahat. Hindari berdiri terlalu lama pada lingkungan yang panas dan sesak. Apabila pusing terjadi saat berbaring, maka bangun secara perlahan dari posisi tersebut, dan hindari berbaring dalam posisi terlentang. Sebisa mungkin hindari obat-obatan kimia, kecuali atas resep dokter dan hanya obat yang dapat membantu. Imbangi juga dengan asupan gizi seimbang. Sakit kepala ini dapat terjadi kapan saja selama kehamilan, namun apabila terjadi sakit kepala akut dan terjadi pada trimester ketiga disertai dengan bengkak pada ekstrimitas dan muka, maka ibu harus segera periksa ke petugas kesehatan, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut (tekanan darah dan protein urune).
  7. Perubahan Payudara –>  Perubahan payudara seringkali menjadi salah satu perubahan pertama yang disadari oleh ibu hamil berkaitan dengan kehamilannya. Seringkali payudara menjadi lebih lunak dan terasa penuh akibat perubahan hormonal. Terjadi peningkatan hormone estrogen yang berguna sebagai persiapan laktasi dengan peningkatan deposit lemak pada jaringan payudara. Terjadi pula peningkatan sirkulasi vaskuler, putting susu membesar dan terjadi hiperpigmentasi areola dan putting. Perubahan tersebut dapat menjadi suatu ketidaknyamanan pada sebagian ibu hamil, ibu akan merasakan payudaranya tegang.Perubahan payudara yang signifikan terjadi pada saat hamil, bukan setelah melahirkan. Untuk itu, perawatan yang tepat pada payudara saat hamil, akan menentukan bentuk payudara ibu setelah berakhirnya proses menyusui. Gunakan bra yang menopang payudara dari bawah (bukan menekan payudara dari depan) dengan tali bra yang tidak terlalu ketat dan tidak terlalu longgar, dan gunakan bra yang berasal dari bahan katun, serta hindari membersihkan payudara pada area putting dan areola menggunakan sabun. Membersihkan putting dapat mengunakan baby oil, ataupun minyak zaytun.
  8. Striae Gravidarum
  9. Keringat Berlebih –>  Meningkatnya keringat pada ibu hamil dapat terjadi mulai trimester pertama kehamilan dan akan terus meningkat secara perlahan sampai akhir kehamilan. Hal ini dapat disebabkan oleh perubahan sistem integument akibat kehamilan, dan meningkatnya metabolisme. Bidan perlu menjelaskan pada ibu hamil bahwa ini merupakan suatu hal yang normal. Untuk itu, jelaskan pada ibi hamil untuk mengenakan pakaian yang mudah menyerap keringat, tidak terlalu tebal dan longgar. Tingkatkan kebersihan badan dengan mandi menggunakan air mengalir minimal dua kali sehari (frekuensi mandi bisa ditambah). Untuk menghindari dehidrasi, tingkatkan rehidrasi/asupan cairan. Keluhan sering BAK yang mungkin timbul, hendaknya tidak menjadi alasan bagi ibu hamil untuk membatasi cairan.
  10. Peningkatan Frekuensi Buang Air Kecil/BAK (Nocturia) –> Peningkatan frekuensi BAK merupakan suatu gangguan/ketidaknyamanan yang fisiologis, umumnya terjadi pada ibu hamil trimester satu dan kembali terjadi pada trimester ketiga. Pada trimester satu terjadi pembesaran uterus dan penambahan berat uterus pada bagian fundus uteri, dan isthmus uteri menjadi lunak (tanda Hegar), menyebabkan uterus menjadi semakin antefleksi sehingga mendesak vesika urinaria. Sedangkan pada trimester ketiga peningkatan frekuensi BAK terjadi karena bagian terendah janin yang mulai memasuki Pintu Atas Panggul (PAP) mendesak vesika urinaria (umumnya pada primigravida), hal tersebut mengurangi kapasitas vesika urinaria sehingga urine yang tertampung di vesika urinaria terdesak keluar (ibu sering merasa ingin BAK). Untuk mengantisipasi ketidaknyamanan tersebut, bidan dapat menjelaskan tentang sebab terjadinya ganguan sering BAK; berikan penjelasan untuk mengosongkan vesika urinaria saat ada dorongan untuk BAK; perbanyak minum pada siang hari; jangan kurangi minum untuk mencegah ingin BAK (nokturia), kecuali jika nokturia sangat mengganggu tidur di malam hari; batasi minum kopi, teh, dan soda; dan jelaskan pula tentang bahaya infeksi saluran kemih dengan menjaga posisi tidur, yaitu dengan berbaring miring ke kiri dan kaki ditinggikan untuk mencegah diuresis.
  11. Konstipasi 
  12. Flatulence –>  Flatulence yaitu keluhan sering buang angin/kentut, dapat juga diasosiasikan dengan perut kembung, dapat terjadi pada trimester dua ataupun tiga kehamilan. Peningkatan frekuensi flatus dapat diakibatkan oleh penurunan motalitas gastrointestinal. Hal ini juga dimungkinkan hasil/efek dari peningkatan progesterone yang mengakibatkan relaksasi saluran pencernaan dan penekanan saluran pencernaan oleh karena pembesaran uterus, sehingga menyebabkan makanan yang dikonsumsi bergerak melalui sistem pencernaan lebih lambat, akibatnya menyebabkan ibu hamil sering buang angina.Upaya untuk mengatasi keluhan ini adalah: a) pola makan yang teratur, dan hindari makanan yang: mengandung gas (kol, sawi, bunga kol, durian, nangka), berkadar lemak tinggi (steak, ayam goring tepung dengan kulit, martabak daging), minuman bersoda, permen karet), b) meengunyah makanan secara sempurna, c) pertahankan BAB secara teratur, d) melakukan senam secara teratur, e) posisi knee-chest dapat membantu ketidaknyamanan untuk mengeluarkan gas dari dalam perut.
  13. Hemorrhoid –> Hemoroid disebut juga wasir, merupakan suatu keluhan yang disebabkan oleh konstipasi. Oleh sebab itu, konstipasi memegang peranan penting pada perkembangan hemoroid. Progesterone juga menyebabkan relaksasi pembuluh darah vena dan usus besar. Pembesaran uterus dapat menekan pembuluh darah vena khususnya vena hemorroidal, sehingga penekanan ini akan menghambat sirkulasi pada pembuluh darah vena dan menyebabkan kemacetan pada vena di pelvis. Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengatasi keluhan ini, yaitu: a) hindari terjadinya konstipasi, pencegahan merupakan tindakan yang paling efektif, b) hindari mengejan terlalu kuat saat defekasi / BAB, c) mandi menggunakan air dingin dan air hangat, tidak hanya meningkatkan kenyamanan pada ibu hamil tetapi juga dapat meningkatkan sirkulasi pembuluh darah vena, d) untuk mengurangi dapat dikompres di hemoroid tersebut menggunakan air es atau air hangat, e) reinsersi hemoroid ke dalam rectum (menggunakan lubrikan) bersamaan dengan latihan Kegel setiap selesai BAB, f) bedrest dengan posisi tungkai bawah ditinggikan, g) berikan obat analgetik topical, h) makan makanan yang berserat dan banyak minum.
  14. Leukorrhea (Keputihan)
  15. Dyspareunia –> Dyspareunia yaitu nyeri saat berhubungan seksual/coitus. Dyspareunia selama hamil dapat disebabkan oleh perubahan fisiologis, yaitu kongesti/kemacetan pada pembuluh darah pelvis/vagina karena terhalang oleh pembesaran uterus. Masalah ini merupakan efek dari pembesran uterus karena penekanannya pada organ pelvis. Faktor psikologis dapat juga berpengaruh pada keluhan ini karena terjadi miskonsepsi dan ketakutan bahwa coitus dapat menyakiti janin. Penatalaksanaan disesuaikan dengan penyebabnya, diantaranya: a) perubahan posisi selama coitus dapat meringankan masalah ini karena pembesaran abdomen dan sakit karena penetrasi yang dalam, b) penggunaan es mungkin dapat meringankan keluhan ini, namun dapat mengakibatkan ketidaknyamanan selama coitus, c) diskusi tentang miskonsepsi dan ketakutan akan bahaya coitus selama hamil dengan menyajikan fakta-fakta dapat meyakinkan wanita hamil, d) suami-isteri saling terbuka akan informasi mengenai alternative pemecahan masalah tentang kebutuhan seksual dan kepuasan seksual selama hamil.
  16. Insomnia
  17. Hiperventilasi (Sesak Nafas)
  18. Nyeri Punggung Atas –>  Nyeri punggung (terutama bagian atas) dapat terjadi mulai trimester pertama, yang terjadi karena peningkatan ukuran dan perubahan payudara yang menjadi lunak dan padat, yang merupakan salah satu tanda presumtif kehamilan. Untuk mengatasi hal ini, ibu hamil dapat menggunakan bra yang menopang payudara dengan tali bra yang dapat menarik punggung ke atas/menjadi tegak. Dengan mengurangi mobilitas payudara yaitu bra dengan cup yang sesuai dan nyaman, juga dapat mengurangi ketidaknyamanan ini. Cara lain adalah dengan menggunakan postur tubuh yang baik, ibu hamil juga dapat menggunakan kasur yang tidak terlalu empuk, serta menggunakan bantal tambahan ketika tidur untuk meluruskan punggung.
  19. Nyeri Punggung Bawah (Pinggang)
  20. Kram Kaki –> Kram kaki dapat muncul setelah usia kehamilan 24 minggu. Penyebab terjadinya kram belum dapat dipastikan, namun selama beberapa tahun kram kaki diperkirakan disebabkan oleh kekurangan asupan kalsium atau ketidakseimbangan antara rasio kalsium-fosfor di dalam tubuh. Kemungkinan lain diasumsikan berhubungan dengan terhambatnya aliran darah ke pembuluh darah perifer akibat penekanan pembuluh darah di sekitar pelvis oleh pembesaran uterus pada vena yang membawa darah ke bagian ekstrimitas bawah, dan atau penekanan pada syaraf di sekitar foramen obturator yang menuju ke ekstrimitas bawah.Tindakan yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut adalah: a) latihan dorsofleksi pada kaki dan meregangkan otot yang kram, b) lakukan olah raga ringan secara teratur dan lakukan body mekanik yang baik untuk meningkatkan sirkulasi, c) lakukan elevasi pada kaki (mengangkat kaki) secara periodic sepanjang hari, d) konsumsi susu dengan kandungan kalsium dan fosfor secara seimbang, e) gunakan penghangat untuk otot.
  21. Varises Vena pada Kaki
  22. Dependen Edema –>   Edema fisiologis yang sering terjadi adalah pada tungkai bawah, merupakan akibat dari sirkulasi darah (pembuluh darah vena) yang terhambat dan peningkatan tekanan vena pada ekstrimitas bawah. Terganggunya sirkulasi ini disebabkan oleh peningkatan tekanan karena pembesaran uterus pada vena pelvia ketika ibu hamil duduk ataupun berdiri dan pada vena cava inferior ketika ibu berbaring telentang. Penggunaan baju yang terlalu ketat juga dapat menghambat sirkulasi darah pada pembuluh darah vena di ekstrimitas bawah.Edema fisiologis yang umumnya dijumpai pada bagian pergelangan kaki dan kaki ini, harus dapat dibedakan dengan edema patologis yang berhubungan dengan preeklamsi dan eklamsi. Umumnya edema fisiologis dapat berkurang dengan tindakan berikut ini: a) hindari penggunaan baju/celana ketat; b) luruskan kaki secara periodic sepanjang hari; c) posisi badan miring ketika berbaring; d) penggunaan korset yang sesuai/menopang perut ibu , mungkin dapat mengurangi tekanan pada vena pelvis.
  23. Nyeri Ligamentum Rotundum
  24. Mati Rasa pada Jari-Jari Tangan (dan atau Tremor) –> Perubahan pusat gravitasi pada kehamilan yang merupakan akibat dari pembesaran uterus dapat menyebabkan perubahan postur tubuh ibu hamil, sehingga bahu ibu hamil menjadi semakin jauh ke arah belakang badan dan mengakibatkan antefleksi bagian kepala, merupakan suatu upaya untuk menyeimbangkan semakin beratnya bagian depan badan ibu dan semakin melengkungknya bagian belakang badan ibu. Perubahan postur tubuh ini memungkinkan menyebabkan penekanan pada bagian median dan ulnar syaraf-syaraf yang terdapat di tangan, yang dapat mengakibatkan jari-jari tangan mengalami mati rasa dan atau tremor. Hiperventilasi juga dapat menyebabkan keadaan tersebut, namun sebagian besar ibu hamil tidak merasakan keluhan ini sebagai efek dari hiperventilsi. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi ketidaknyamanan ini adalah dengan menjelaskan penyebab secara fisiologis, dan menganjurkan ibu hamil untuk melakukan postur tubuh yang baik, dapat juga dengan membaringkan badan.
  25. Supine Hypotensive Syndrome –>   Ketidaknyamanan ini ditandai dengan: ibu merasa pusing, sampai-sampai ibu dapat pingsan apabila pusingnya tidak segera diatasi. Supine hypotensive syndrome dapat terjadi ketika ibu berbaring dalam posisi terlentang (posisi supine), karena pembesaran uterus mendesak/menekan vena cava inverior dan pembuluh darah vena yang lain. Kembalinya darah ke jantung melalui pembuluh darah vena terhambat, sehingga mengurangi jumlah darah yang mengalir ke jantung kemudian menurunkan jumlah cardiac output. Supine hypotensive syndrome sebenarnya juga merupakan hipotensi arterial, dimana pembesaran uterus dapat menekan pembuluh darah aorta, sehingga berakibat pada perubahan tekanan pada pembuluh darah aorta.Untuk mengatasi hal ini, maka saat berbaring berbaringlah dengan posisi miring, atau dengan melakukan sit up ringan. Penjelasan yang baik dengan upaya meyakinkan ibu tentang keadaan ini merupakan suatu hal yang sangat penting saat ibu merasa ketakutan ataupun sangat cemas.
  26. Perubahan Emosional –>  Selama terjadinya kehamilan, ketidakstabilan emosional pada beberapa wanita hamil sangat terasa perubahannya. Hal ini dapat disebabkan oleh banyak faktor. Tidak hanya diakibatkan oleh perubahan hormonal yang mempengaruhi ibu dalam merasakan dan bereaksi terhadap situasi tertentu, tetapi dapat juga karena ketidaknyamanan fisik yang dirasakan akibat berbagai gangguan kehamilan yang terjadi.Peran bidan adalah memberikan dukungan pada ibu dan keluarga dengan meyakinkan mereka bahwa kondisi tersebut merupakan suatu hal yang yang umum terjadi pada ibu hamil (normal). Namun demikian, bidan juga perlu memperhatikan dan mewaspadai adanya penyebab/peristiwa lain selain karena kehamilan yang dapat menimbulkan kondisi tersebut, diantaranya: pindah rumah, kematian salah satu anggota keluarga, kehilangan pekerjaan, dan lain-lain. Ketidakstabilan emosional pada masa kehamilan juga dapat mempengaruhi ibu pada periode postpartum, dan dapat menyebabkan terjadinya depresi postpartum.
Referensi:
  1. Bobak, Lowdermilk, Jensen (Alih bahasa: Wijayarini, Anugerah). 2005. Buku Ajar Keperawatan Maternitas, edisi 4. EGC, Jakarta.
  2. Fraser, Cooper (Alih bahasa: Rahayu, et.al.). 2009. Myles, Buku Ajar Bidan, edisi 14. EGC, Jakarta.
  3. Varney. 1997. Varney’s Midwifery, 3rd Edition. Jones and Bartlett Publishers, London UK.
  4. Varney, Kriebs, Gegor. 2002. Buku Ajar Asuhan Kebidanan, Edisi 4, Volume 1. EGC, Jakarta.

sumber: https://oshigita.wordpress.com/2014/04/28/ketidaknyamanan-selama-kehamilan-dan-antisipasinya-sesuai-kebutuhan/

PERSIAPAN PERSALINAN

Tempat Melahirkan
Tempat melahirkan hendaknya disesuaikan dengan jarak tempuh dari rumah untuk memperkirakan waktu sampai ke rumah sakit.
Perhatikan kepadatan lalu lintas pada jam-jam tertentu sehingga anda dapat mempersiapkan jalur alternatif untuk sampai ke rumah sakit.
Prosedur masuk, fasilitas yang ada, biaya persalinan.
Lokasi kamar bersalin, agar dalam keadaan darurat mempercepat sampai ke tempat tujuan
Tempat plasenta (ari-ari) harus sudah direncanakan di mana plasenta akan diurus, apakah di rumah atau di tempat bersalin. Biasanya sudah disiapkan di tempat bersalin.
Kebersihan Diri dan Aktivitas Yang Dapat Dilakukan Menjelang Persalinan
Sangat disarankan untuk menjaga kebersihan diri menjelang persalinan, manfaatnya antara lain :
a. Dengan mandi dan membersihkan badan, ibu akan mengurangi kemungkinan adanya kuman yang masuk selama persalinan. Hal ini mengyrangi terjadinya infeksi sesudah melahirkan.
b. Ibu akan merasa nyaman selama menjalani proses persalinan.
Saat ini, ibu yang akan melahirkan, tidak di-huknah untuk mengeluarkan tinja.
Bulu kemaluan tidak dicukur seluruhnya, hanya bagian yang dekat anus yang akan dibersihkan, karena hal tersebut akan mempermudah penjahitan jika ibu ternyata diepisiotomi.
Selama menunggu persalinan tiba, ibu diperbolehkan untuk berjalan-jalan di sekitar kamar bersalin.
Ibu boleh minum dan makan makanan ringan selama menunggu persalinan, disarankan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang berbau menyengat seperti petai atau jengkol.

Hindari kepanikan dan ketakutan
Siapkan diri ibu, ingat bahwa setelah semua ini ibu akan mendapatkan buah hati yang didambakan.
Simpan tenaga anda untuk melahirkan, tenaga anda akan terkuras jika berteriak-teriak dan bersikap gelisah.
Dengan bersikap tenang, ibu dapat melalui saat persalinan dengan baik dan lebih siap.
Dukungan dari orang-orang terdekat, perhatian dan kasih sayang tentu akan membantu memberikan semangat untuk ibu yang akan melahirkan.

Persiapan kebutuhan untuk persalinan
Perkirakan jarak antara rumah dan rumah sakit serta lalu lintas yang harus dilalui jika akan bersalin.
Perkirakan kapan waktu persalinan untuk


mengatur jadwal bepergian jauh.
Persiapan peralatan yang harus dibawa Untuk Ibu selama persalinan :
a. Alas tahan air (water proof) untuk di mobil selama perjalanan ke rumah sakit.
b. Minyak untuk memijit, untuk mengurangi rasa sakit.
c. Alat-alat mandi seperti sabun, tutup kepala, handuk, dll.
d. Lip balm, sikat gigi dan odol, sisir, ikat rambut.
e. Baju ganti (gunakan baju yang nyaman dan menyerap keringat)
f. Radiotape, CD atau musik yang menenangkan.
g. Bantal dari rumah.
Untuk Ayah :
a. Jam tangan
b. Kartu atau kunjungan pemeriksaan kehamilan, KTP (suami-istri, beserta foto kopinya)
c. Alat mandi : sikat gigi, odol, sisir, dll.
d. Makanan kecil.
e. Baju ganti atau sweater.
f. Kertas, pensil, buku, majalah untuk membaca.
g. No. telp saudara atau teman.

Untuk Ibu, setelah melahirkan :
a. Baju atau gaun yang dapat dibuka dari depan (berkancing di depan) agar dapat menyusui.
b. Kosmetik
c. Bra yang sesuai
d. Makanan ringan yang disukai
e. Baju untuk pulang, perlu diingat badan ibu akan terlihat seperti hamil 5 - 6 bulan, jadi siapkan baju yang sesuai.

Untuk Bayi :
a. Kain flannel beberapa buah (3 - 4 buah)
b. Pakaian bayi, 2 pasang (siapkan 2 ukuran)
c. Popok, dapat menggunakan popok kain atau popok sekali pakai.
d. Sarung tangan, sarung kaki, topi (penutup kepala)
e. Bedak, minyak angin.
f. Selimut untuk membungkus bayi selama di perjalanan pulang.

Published by :Midwifer12.wordpress.com

Jenis dan Penyebab Cloasma

Belang atau bintik-bintik coklat di wajah anda mungkin karena pengaruh dari chloasma. Munculnya chloasma pada permukaan kulit bisa disebabkan oleh beberapa hal.
Dan untuk lebih jelasnya, mari kita simak pembahasan singkat mengenai chloasma, jenis dan gejala chloasma serta penyebab terjadinya Chloasma.
Pengertian Chloasma
Chloasma (juga dikenal sebagai Melasma atau seboroik melanosis) adalah istilah yang digunakan untuk perubahan warna kulit pigmen, biasanya yang terjadi dalam coklat kekuningan patch atau bintik-bintik, yang diintensifkan oleh paparan sinar matahari.
Jenis- Jenis Chloasma
-  Chloasma Gravidarum
Paling umum, chloasma terjadi selama kehamilan. Penggelapan kulit, biasanya terjadi setelah 16 minggu usia kehamilan.
Bingung mencari cream pemutih wajah yang komposisinya paling lengkap, aman dan nyaman digunakan serta terdaftar resmi di Badan POM? Klik di sini untuk mendapatkan jawabannya!
Lesi dapat menghilang setelah melahirkan, namun muncul lagi selama kehamilan berikutnya. Pada kondisi lain, lesi  terkadang tidak dapata hilang meski bertahun-tahun setelah melahirkan.
-  Chloasma Idiopathic
Chloasma disebabkan oleh agen eksternal seperti matahari, panas, alat mekanik, dan x-ray.
- Chloasma karena gejala penyakit tertentu
Chloasma disebabkan oleh berbagai penyakit, seperti sifilis atau kanker.
- Chloasma Traumaticum
Chloasma disebabkan oleh pengaruh trauma yang terjadi pada individu tertentu
- Chloasma Uterinum
Penyebab chloasma
Meskipun penyebab pasti dari hiperpigmentasi tidak diketahui, namun, kemungkinan penyebabnya adalah:
1. Pengaruh estrogen dan progesteron
Kejadiannya dapat dikaitkan dengan efek dari hormon karena kehamilan, pengaruh pil kontrasepsi dan gangguan siklus menstruasi.
2. Rendahnya tingkat testosteron pada pria
3. Persistent anemia
Chloasma mungkin berhubungan dengan anemia persisten, baik karena kronis gastro-intestinal infestasi atau karena pendarahan yang berlebihan.
4. Gangguan Fungsi Hati
Manifestasi klinis dari chloasma
1. Chloasma diwujudkan sebagai hiperpigmentasi bermotif wajah, dengan patch bulat atau oval, kuning muda sampai hitam, setelah tidak jelas margin.
2. Lesi tidak menunjukkan gejala dimana ulit tidak menunjukkan perubahan lainnya.
3. Lesi biasanya muncul pada beberapa bagian kulit seperti:
- Batang hidung
– Kedua pipi
– Bibir atas
– Dahi (daerah linier tepat di atas alis sering terlibat)
– Dll
Belang atau bintik-bintik coklat di wajah anda mungkin karena pengaruh dari chloasma. Munculnya chloasma pada permukaan kulit bisa disebabkan oleh beberapa hal.


sumber : http://www.konsultasikedokteran.com/post/read/833/jenis-dan-penyebab-cloasma.html

Bahan Alami Ini Bisa Memerahkan Bibir Yang Hitam


Bahan Alami Ini Bisa Memerahkan Bibir Yang Hitam

Cintamela.com – Memiliki warna bibir merah alami tanpa lipstik akan menambah kecantikan wanita, bibir yang berwarna merah selain akan terlihat lebih qute, juga bisa ngegemesin buat para pria yang melihatnya. Lagipula siapa sih wanita yang mau bibirnya berwarna hitam? yang ada malah membuat ngeri para pria, bisa-bisa Kita dianggap seorang perokok. “udah gak usah banyak basa-basi, bagaimana biar bibir merah secara alami?” Kalau mau tahu langsung aja deh simak caranya dibawah ini.

1. Agar Bibir Merah Alami Gunakan Tomat

Sudah tahu dong dengan buah yang satu ini. Selain cocok untuk asker wajah, buah tomat juga sangat berguna untuk memerahkan bibir secara alami “bagaimana cara makenya?” jadi gini caranya ambil tomat lalu oleskan daging buah tomat ke bibir secara rutin. ingat ya secara rutin agar hasil yang didapatkan lebih maksimal.
cara memerahkan bibir yang hitam
Photo copyright by wikihow.com

2. Kentang

“loh kok kentang?” gak percaya yah, kalau makanan yang enak dijadikan keripik ini ternyata bisa juga untuk memerahkan bibir dan menghindari kehitaman pada bibir. “lah terus bagaimana caranya?” Caranya ambil kentang lalu haluskan setelah itu tempel deh dibibir kamu dan tunggu beberapa menit.

3. Lidah Buaya

Kamu juga bisa memanfaatkan lidah buaya untuk memerahkan bibir. “Lidah buaya bukannya cocok buat rambut yah?” Makanya di update dong pengetahuannya hehe selain bagus untuk rambut, lidah buaya juga sangat cocok untuk memerahkan bibir yang hitam, caranya ambil gel lidah buaya lalu oleskan di bibir Kamu yang hitam. ingat ya harus rutin biar khasiatnya terasa.

4. Campuran Mentimun Dan Jeruk Nipis

Kamu juga isa coba nih resep alami ini yaitu campuran mentimun dan jeruk nipis. “bagaimana cara nyampurnya?” Caranya campur air jeruk nipis yang sudah diperas dengan daging mentimun kemudian oleskan secara merata di bibir yang hitam, lakukan secara rutin.

5. Madu

Yang pasti cara ini banyak coba nih, cukup mudah kok. caranya Oleskan madu pada bibir, jangan langsung dijilat madunya tapi tunggu beberapa menit dan lakukan hal ini secara rutin.

6. Pasta Gigi

Pasta gigi juga bisa memerahkan bibir loh. “bukannya buat gigi agar putih kebapa bisa jadi merah?” Dibilang update gak percaya, seperti yang dikutip wikihow.com, ternyata pasta gigi sangat cepat untuk memerahkan bibir. caranya cukup oleskan bibir Kamu dengan pasta gigi atau odol, lalu diamkan beberapa menit setelah itu bersihkan. Memang sih awalnya agak panas, tapi cara ini juga bagus kok untuk memerahkan bibir yang hitam.


sumber : http://www.cintamela.com/bahan-alami-ini-bisa-memerahkan-bibir-yang-hitam/

GIZI IBU HAMIL

nutrisi ibu hamilGizi dan Nutrisi ibu hamil merupakan hal penting yang harus dipenuhi selama kehamilan berlangsung.  Resiko akan kesehatan janin yang sedang dikandung dan ibu yang mengandung akan berkurang jika ibu hamil mendapatkan gizi dan nutrisi yang seimbang. Oleh karena itu, keluarga dan ibu hamil haruslah memperhatikan mengenai hal ini. Gizi atau nutrisi ibu hamil kondisinya sama saja dengan pengaturan gizi mengenai pola makan yang sehat. Cuman saja, ibu hamil harus lebih hati-hati dalam memilih makanan karena mengingat juga kesehatan janin yang sedang dikandungnya.
Bersama dengan usia kehamilan yang terus bertambah, makan bertambah pula kebutuhan gizi dan nutrisi ibu hamil, khususnya ketika usia kehamilan memasuki trimester kedua. Pada saat trimester kedua, janin tumbuh dengan sangat pesat, khususnya mengenai pertumbuhan otak berikut susunan syarafnya.
Nutrisi dan gizi yang baik ketika kehamilan berlangsung sangat membantu ibu hamil dan janin dalam menjalani hari-hari kehamilannya. Tentunya ibu hamil dan janin akan tetap sehat. Selama kehamilan, kebutuhan nutrisi akan meningkat sepeti kebutuhan akan kalsium, zat besi serta asam folat. Ibu hamil haruslah di beri dorongan agar mengkonsumsi makanan yang baik nan bergizi, ditambah kontrol terhadap kenaian berat badannya selama kehamilan berlangsung. Kenaikan berat badan yang ideal berkisar antar 12-15 kilogram.
Agar perkembangan janin berjalan dengan baik, dan ibu hamil dapat menjalani hari-hari kehamilannya dengan sehat, makan konsumsi ibu hamil harus mengandung gizi sebagai berikut:
Kalori. Selama kehamilan konsumsi kalori haruslah bertambah dikisaran 300-400 kkal perharinya. Kalori yang di dapat haruslah berasal dari sumber makanan yang bervariasi, dimana pola makan 4 sehat 5 sempurna harus sebagai acuannya. Baiknya, 55% kalori di peroleh dari umbi-umbian serta nasi sebagi sumber karbohidrat, lemak baik nabati maupun hewani sebanyak 35%, 10% dari protein dan sayuran serta buahan bisa melengkapi.
Asama Folat. Janin sangat membutuhkan asam folat dalam jumlah banyak guna pembentukan sel dan sistem syaraf. Selama trimester pertama janin akan membutuhkan tambahan asam folat sebanyak 400 mikrogram per harinya. Jika janin mengalami kekurangan akan asam folat, maka hal ini akan membuat perkembangan janin menjadi tidak sempurna dan dapat membuat janin terlahir dengan kelainan seperti mengalami anenchephaly (tanpa batok kepala), mengalami bibir sumbing dan menderita spina bifda (kondisi dimana tulang belakang tidak tersambung). Asam folat yang bisa di dapat pada buah-buahan, beras merah dan sayuran hijau.
Protein. Selain menjadi sumber bagi kalori dan zat pembangun, pembentukan darah dan sel merupakan salah satu fungsi protein. Protein dibutuhkan oleh ibu hamil dengan jumlah sekitar 60 gram setiap harinya atau 10 gram lebih banyak dari biasanya. Protein bisa didapatkan dari kacang-kacangan, tempe, putih telur, daging dan tahu.
Kalsium. Berfungsi dalam pertumbuhan dan pembentukan gigi dan tulang janin. Dengan ada kalsium yang cukup selama kehamilan, ibu hamil dapat terhindar dari penyakit osteoporosis. Kenapa hal ini bisa terjadi? karena jika ibu hamil tidak memiliki kalsium yang cukup, maka kebutuhan janin akan kalsium akan diambil dari tulang ibunya. Susu dan produk olahan lainnya merupakan sumber kalsium yang baik, selain kalsium, susu memiliki kandungan vitamin lain yang dibutuhkan ibu hamil, seerti vitamin A, Vitamin D, Vitamin B2 vitamin B3 dan vitamin C. Selain dari susu, kacang-kacangan dan sayuran hijau merupakan sumber kalsium yang baik juga.
Vitamin A. Sangat bermanfaat bagi pemeliharaan fungsi mata, pertumbuhan tulang dan kulit. Selain itu vitamin A juga berfungsi sebagai imunitas dan pertumbuhan janin. Namun meskiun vitamin A sangat dibutuhkan oleh ibu hamil, namun jangan samapi berlebih dalam mengkonsumsinya, karena jika ibu hamil mengalami kelebihan vitamin A hal ini dapat membuat janin terganggu pertumbuhannya.
Zat Besi. Berfungsi di dalam pembentukan darah terutama membentuk sel darah merah hemoglobin dan mengurangi resiko ibu hamil terkena anemia. Zat besi akan diperlukan pada saat kehamilan memasuki usia 20 minggu. Kebutuhan akan zat besi sebanyak 30 mg per harinya. Zat besi dapat diperoleh pada hati, daging atau ikan.
Vitamin C. Tubuh ibu hamil memerlukan vitamin C guna menyerap zat besi. Selain itu vitamin C sangat baik guna kesehatan gusi dan gigi. Fungsi lain dari vitamin C adalah melindungi jaringan dari organ tubuh dari bberbagai macam kerusakan serta memberikan otak berupa sinyal kimia, hal terjadi karena vitamin C banyak mengandung antioksidan.
Vitamin D. Dapat meneyerap kalsium sehingga sangat bermanfaat dalam pembentukan dan pertumbuhan tulang bayi. Vitamin D dapat di dapat dari sumber makanan, susu, kuning telur atau hati ikan.
Jika ibu hamil tidak mengalami berbagai macam gejala seperti anemia, gusi berdarah dan gejala lainnya, maka ibu hamil tersebut dapat dikatakan telah mencukupi kebutuhan akan gizi dan nutrisinya. Hal yang lebih penting untuk mengecek kecukupan nutrisi selama kehamilan adalah tentunya melalui perkembangan berat badan selama kehamilan. Tentunya kenaikan berat badan berbeda-beda tiap bulannya. (Baca: Berat Badan Ideal Selama Kehamilan).
Namun bagaimana jika selama kehamilan ibu hamil mengalami kekurangan asupan gizi? maka hal ini bisa berdampak pada terjadinya bayi terlahir secara prematur, mengakibatkan keguguran, adanya kelainan bayi dalam sistem syarafnya, janin berkembang tidak normal, bahkan hingga menyebabkan kematian janin. Jadi, perhatikan betul mengenai asupan gizi selama kehamilan, yang perlu diingat, janganlah memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi karena kuantitas, tapi gizi yang berkualitas dengan komposisi yang berimbang dan cukup, itu yang terpentin

Sumber : Gizi dan Nutrisi Ibu Hamil - Bidanku.com http://bidanku.com/gizi-dan-nutrisi-ibu-hamil#ixzz3ax3xmz00

vaksin

Vaksin (dari kata vaccinia, penyebab infeksi cacar sapi yang ketika diberikan kepada manusia, akan menimbulkan pengaruh kekebalan terhadap cacar), adalah bahan antigenik yang digunakan untuk menghasilkan kekebalan aktif terhadap suatu penyakit sehingga dapat mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi organisme alami atau "liar."

Vaksin dapat berupa galur virus atau bakteri yang telah dilemahkan sehingga tidak menimbulkan penyakit. Vaksin dapat juga berupa organisme mati atau hasil-hasil pemurniannya (protein, peptida, partikel serupa virus, dsb.). Vaksin mempersiapkan sistem kekebalan manusia atau hewan untuk bertahan terhadap serangan patogen tertentu, terutama bakteri, virus, atau toksin. Vaksin juga membantu sistem kekebalan melawan sel-sel degeneratif maupun kanker.

Menumbuhkan kekebalan

Sistem kekebalan mengenali partikel vaksin sebagai agen asing, menghancurkan dan "mengingat"nya. Ketika di kemudian hari agen virulen menginfeksi tubuh, sistem kekebalan telah siap:
  • Menetralkan bahannya sebelum bisa memasuki sel; dan
  • Mengenali dan menghancurkan sel yang telah terinfeksi sebelum agen ini dapat berbiak.
Kuman yang dilemahkan digunakan untuk melawan tuberkulosis, rabies, dan cacar; kuman yang telah mati digunakan untuk mengatasi kolera dan tifus; toksoid digunakan untuk melawan difteri dan tetanus.

Meskipun vaksin sejauh ini tidak virulen sebagaimana agen "sebenarnya," terkadang bisa menimbulkan efek samping, dan harus diperkuat dengan vaksinasi ulang tiap beberapa tahun. Suatu cara mengatasi hal ini adalah dengan vaksinasi DNA. DNA yang menyandi suatu bagian virus atau bakteri yang dapat dikenali sistem kekebalan dimasukkan dan diekspresikan dalam sel manusia/hewan. Sel-sel ini selanjutnya menghasilkan toksoid agen penginfeksi, tanpa pengaruh berbahaya lainnya. Pada tahun 2003, vaksinasi DNA masih dalam percobaan, namun menunjukkan hasil menjanjikan.

Pemberantasan penyakit

Berbagai penyakit seperti polio telah dapat dikendalikan di negara-negara maju melalui penggunaan vaksin secara massal (malah, cacar telah berhasil dimusnahkan, sedangkan rubella dilaporkan telah musnah dari AS).

Sepanjang mayoritas masyarakat telah diimunisasi, penyakit infeksi akan sulit mewabah. Pengaruh ini disebut herd immunity. Beberapa kalangan, terutama yang melakukan praktik pengobatan alternatif, menolak mengimunisasi dirinya atau keluarganya, berdasarkan keyakinan bahwa efek samping vaksin merugikan mereka. Para pendukung vaksinasi rutin mengatakan bahwa efek samping vaksin sangat jarang, jika ada pun, jauh lebih kecil dibandingkan dengan akibat infeksi penyakit, dan beranggapan bahwa hitungan untung/rugi haruslah berdasarkan keuntungan terhadap kemanusiaan secara keseluruhan, bukan hanya keuntungan pribadi yang diimunisasi. Resiko utama rubella, misalnya, adalah terhadap janin wanita hamil, tapi resiko ini dapat secara efektif dikurangi dengan imunisasi anak-anak agar tidak menular kepada wanita hamil.


sumber : http://www.imunisasi.net/Vaksin

Manfaat Khasiat Lidah Buaya Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

idah buaya ( Aleo vera linn) ternyata banyak sekali manfaat serta khasiatnya, diantaranya untuk kecantikan dan kesehatan tubuh manusia. Senyawa antrakuinon yang terdapat dalam lidah buaya, berperan dapat menangkal bakteri didalam tubuh manuasia, tak hanya itu ternyata tanaman lidah buaya juga mengandung banyak jenis zat dan senyawa yang tentunya bermanfaat bagi kesehatan dan untuk kecantikan kulit.
khasiat daun lidah buaya

Tanaman lidah buaya memiliki kandungan senyawa biologis aktif, seperti: mannans asetat, polymannans, antrakuinon, berbagai lektin dan zat saponin dan senyawa antrakuinon. Senyawa antrakuinon yang terdapat pada lidah buaya merupakan zat yang dapat menangkal bakteri, dan berkhasiat sebagai Anti inflamasi, Laksatif, Stomakik, Ekspektoran.

Tanaman ini berkhasit mengatasi berbagai penyakit, diantaranya:

  • antiradang
  • obat pencahar
  • parasitiside
  • memperbaiki pankreas
  • melancarkan peredaran darah
  • mengatasi tekanan darah tinggi
  • menyembuhkan TBC
  • menyembuhkan asma
  • menyembuhkan batuk
  • menyembuhkan luka bakar
  • menyembuhkan sakit perut
  • menyembuhkan eksim
  • penyubur rambut
  • untuk perawatan kulit
  • menghilangkan jerawat
  • untuk kesehatan bulu mata
  • menghilangkan flek hitam, dan masih banyak lagi manfaat khasiat lainya.

Berikut beberapa cara mengolah lidah buaya untuk mengatasi beberapa penyakit dan untuk kecantikan atau sebagai obat tradisional:

Sakit kepala, Pusing, Sembelit, Kejang pada anak, Kurang gizi, Batuk rejang, Muntah darah, Kencing manis, dan Haid.
Ambil 200 gram daun segar lidah buaya dicuci bersih, dikupas lalu direbus dengan 3 gelas airselama 15 menit. Setelah dingin diminum 3 kali sehari, pagi-pagi, siang dan malam.

Penyubur rambut
Ambil daun lidah buaya segar secukupnya dibelah, diambil bagian dalam yang rupanya seperti agar-agar, digosokan ke kulit kepala sesudah mandi sore, kemudian dibungkus dengan kain, keesokan harinya rambut dicuci. Dipakai setiap hari selama 3 bulan untuk mencapai hasil yang memuaskan.

Luka bakar dan tersiram air panas
Daun dicuci bersih, ambil bagian dalamnya, tempelkan pada bagian tubuh yang terkena api/air panas.

Mengatasi bisul
Daun dilumatkan ditambah sedikit garam, dan tempelkan pada bisulnya.

Menghilangkan jerawat
Ambil saja lidah buaya, kemudian belah, lalu ambil getahnya atau lendir yang terdapat didalamnya. Oleskan pada bagian wajah yang terkena jerawat kurang lebih selama 15-20 menit kemudian bilas dengan air hangat. lakukan cara ini 1 kali sehari.

Menghilangkan flek hitam
Cuci muka dengan air bersih, setelah muka dibersihkan, ambil jelly lidah buayanya, lalu bersihkan dari lendir-lendirnya, lalu oleskan kemuka dan biarkan selama 30 menit. Setelah itu bersihkan kembali muka dengan air bersih dan keringkan. Lakukan minimal 2x sehari secara berturut-turut dan rutin.

Untuk kesehatan bulu mata
Sebelum tidur atau saat sedang bersantai, cuci bulu mata anda agar terbebas dari bahan kimia seperti maskara. Lalu ambil jelly lidah buaya dan oleskan dengan lembut serta pelan-pelan pada bulu mata, biarkan selama 30 menit lalu cuci dengan air hingga bersih. Lakukan dengan rutin untuk mendapatkan hasil yang sempurna.

Menyuburkan alis
Jelly lidah buaya juga bisa digunakan untuk mempertebal alis mata. Caranya sebelum tidur jeli lidah buaya dioleskan ke bulu alis mata, lalu keesokan harinya ketika kita sudah bangu dari tidur, cuci hingga bersih. lakukan cara ini tiap hari untuk mendapatkan hasil yang sempurna.

Untuk perawatan kulit
Ambil sepotong lidah buaya dan sisihkan bagian jely nya saja. Ingat, ini tidak termasuk cairan lengket yang menempel pada kulitnya. Hancurkan jely dan oleskan pada kulit sebelum tidur. Selain jerawat hilang, kulit juga akan menjadi lembut, bersinar dan tidak akan keriput.

Pembersih makeup
Anda boleh mencoba gel lidah buaya ini untuk membersihkan makeup Anda. Langsung mengambil gel alaminya, maka ia akan membersihkan makeup dengan lembut tanpa meninggalkan iritasi.

Melembabkan kulit wajah
Tak perlu bingung mencari pelembab yang alami dan aman untuk kulit sensitif. Anda cukup mencari yang berbahan lidah buaya sehingga kulit menjadi tetap dingin. Ia juga aman untuk kulit sensitif, kulit berjerawat. Bahkan lidah buaya akan membantu menyembuhkan jerawat dan bekas jerawat.

Mengatasi diabetes
Dengan merebus lidah buaya yang sudah dibuang durinya dengan 3 gelas air bersih dan tersia hinga menjadi 1 1/2 gelas. Minum ramuan ini 3 kali sehari masing-masing setengah gelas.

Mengobati wasir
Siapkan setengah dari batang lidah buaya beserta dua sendok madu dan setengah cangkir air matang. Lalu parut lidah buaya, kemudian ditambahkan madu dan setengah cangkir air matang pada parutan tadi, kemudian aduk sampai rata dan saring untuk diambil airnya. Minum ramuan ini tiga kali sehari.

Melancarkan pencernaan
Tanaman lidah buaya sudah dikenal sejak lama sebagai tanaman obat yang membantu melancarkan pencernaan dan menjaga pencernaan supaya tetap sehat.

Mengeluarkan racun dari dalam tubuh
  • Sama seperti rumput laut, lidah buaya merupakan tanaman yang mengandung gelatin.
  • Gelatin tersebut berfungsi untuk menyerap racun yang berada pada usus dan mengeluarkannya bersama dengan kotoran.
  • Proses detoksifikasi ini jelas sangat menguntungkan bagi tubuh kita.

                                                ==========================

Keterangan:
  • Daun lidah buaya jangan digunakan saat sedang hamil dan selama datang haid, karena dapat meluruhkan haid. 
  • Selain itu pada orang yang memiliki lemah kandungnan dan limpa sebaiknya menghindari mengosumsi lidah buaya. 
  • Jika ingin kombinasikan dengan tanaman lain, lidah buaya jangan direbus, tetapi dibuat pil atau bubuk.

Mungkin hanya itu yang bisa saya sampaikan tentang manfaat khasiat tanaman lidah buaya yang sangat baik untuk kesehatan serta kecantikan kulit wajah dan bahkan sangat baik juga untuk kesehatan rambut, semoga bisa berguna serta bermanfaat bagi kita semua, terutama yang membacanya. Tetapi jangan lupa lihat juga manfaat khasiat kulit buah manggis, yang tidak kalah dhasyat manfaat khasiatnya.


sumber : http://manfaatdaunobat.blogspot.com/2013/06/20-khasiat-dan-manfaat-daun-lidah-buaya.html